Beyond Madness

Tag Archives: work

Seperti yang sudah diceritakan, selain panggul kanan sakit banget, my others pregnancy discomfort adalah mimisan & migren. Which is kata dokter normal. Yaa akan tetapi membuat kegiatan kantor-mengantor yang high pressure itu jadi ngga normal, kan. 😦

Well, kepikiran buat resign. Tapi temen-temen, even big boss bilang jangan, suruh stay. Sampai rayu-rayu load kerjaan mau dikurangin, even dalam seminggu boleh 3 hari kerja dari rumah. Yaa yang ada akik yang ga enak. Mana salah satu jobdesc harus ikutin meeting terus, ya haruslah hadir di kantor.

Tadinya mau ditahan-tahanin sampai abis melahirkan. Tapi ga tahan sendiri. Pas banget ada job transition yang mana load & tanggung jawab tambah banyak. HIKS. Padahal aku cinta sekali kantorku itu. *susut air mata* 

Biggest concern jelas aja duit! 8)) dan takut bosen di rumah. Tapi kemudian ada temanku yang berkata:

Apa yang ada di dalam perutmu sekarang adalah anugerah Tuhan yang paling besar & berharga. Apalagi yang kamu ragukan?

DEEESSSHH!

Bener banget sih. 

Daripada stess terus & selalu panik kalau HP bunyi ada email masuk, kemudian mengingat akik tiba-tiba hamil ini adalah salah satu keajaiban dari yang Kuasa (secara di kehidupan yang lalu kan 6 tahun ga hamil-hamil karena alergi sperma & tinggi banget angkanya), akhirnya mantep deh resign – setelah hampir tiap orang ditanyain pendapat, saking galaunya. :))

Ngga kerasa sekarang udah murni jadi Ibu rumah tangga dari awal Maret – sekarang. Hihihi. 

Doakan jalan yang dilalui kedepannya lancar jaya selalu yaa! Amin. :*